Pengumuman dan Permohonan Maaf

Menjadi Istri Idaman Dunia Akherat

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين, والصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :

Menjadi Istri Idaman Dunia Akherat
Diantara kepedulian Islam atas kehidupan rumah tangga Islami adalah penjelasan hak seorang istri dan hak seorang suami. agar terjadi keharmonisan hubungan berumah tangga. mengetahui posisi masing-masing agar tidak terjadi kesenjangan jabatan dalam rumah tangga. saling melengkapi dengan menunaikan tugas masing-masing.

Berikut adalah tips bagaimana menjadi seorang istri yang diidamkan didunia dan akherat dan menjadi istri terbaik baik suaminya :

- Pertama dan yang paling penting adalah menerima kepemimpinan suami.

Perlu direnungkan sabda Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- berikut :

لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا

Artinya : "Jila aku (berhak) memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain, maka aku akan memerintahkan istri untuk bersujud kepada suaminya.” (HR at-Tirmidzi. Beliau mengatakan : Hadist Hasan)

Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- juga bersabda :

أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلْتِ الْجَنَّةَ

Artinya : "Perempuan mana saja yang meninggal, sedangkan suaminya dalam keadaan ridho terhadapnya, maka dia masuk surga." (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Beliau mengatakan : Hadist Hasan Ghorib)

Ketaatan kepada suami adalah wajib atas istri selama suami tidak memerintahkan kepada maksiat kepada Allah. dan selain itu seperti suami memerintahkan suatu hal yang baik, maka wajib atas istri untuk melakukannya.

- Hindari berkata yang kurang baik atau yang tidak enak didengar oleh suami.

Berkata yang santun dan bersikap lemah lembut terhadap suami tanpa mengucapkan kata-kata yang kasar baik ketika suami melakukan kesalahan atau karena hal yang lain. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

وَرَأَيْتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ مَنْظَرًا قَطُّ ، وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ " قَالُوا: لِمَ يَا رَسُولَ اللهِ ؟ قَالَ: " بِكُفْرِهِنَّ "، قَالُوا: يَكْفُرْنَ بِاللهِ ؟ قَالَ: " يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ ، وَيَكْفُرْنَ الْإِحْسَانَ لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ، ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

Artinya : "Dan aku melihat neraka, aku belum pernah melihat pemandangan seperti pemandangan hari ini sebelumnya. dan aku melihat kebanyakan penduduknya adalah wanita. para sahabat bertanya : kenapa wahai Rosulullah? beliau menjawab : karena kekufuran mereka. para sahabat berkata : karena kufur terhadap Allah? beliau bersabda : karena kekufuran mereka terhadap suami, dan kekufuran mereka terhadap kebaikan (suami). jika engkau berbuat baik kepada mereka sepanjang satu tahun, kemudian mereka melihat ada sedikit keburukan dalam dirimu, maka mereka akan berkata : saya tidak pernah melihat kamu berbuat baik sedikitpun." (HR Bukhori dan Muslim)

- Perbanyak Sedekah Dan Istighfar.

Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ، وَأَكْثِرْنَ الِاسْتِغْفَارَ، فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ " . قَالَتِ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ: وَمَا لَنَا يَا رَسُولَ اللهِ ؟ قَالَ: " تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ، وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ ، وَمَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَغْلَبَ لِذِي اللُّبِّ مِنْكُنَّ " . قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ وَالدِّينِ ؟ قَالَ: " أَمَّا نُقْصَانُ الْعَقْلِ فَشَهَادَةُ امْرَأَتَيْنِ تَعْدِلُ شَهَادَةَ رَجُلٍ فَهَذَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ، وَتَمْكُثُ اللَّيَالِيَ مَا تُصَلِّي، وَتُفْطِرُ فِي رَمَضَانَ فَهَذَا نُقْصَانُ الدِّينِ

Artinya : "Wahai para wanita, bersedekahlah! dan perbanyak istighfar karena aku melihat penduduk neraka yang kebanyakan adalah kalian. salah seorang perempuan berkata : kenapa kami wahai Rosulullah? beliau bersabda : karena kalian banyak melaknat, mengkufuri suami, dan aku tidak melihat dalam diri kalian kecuali 2 (dua) kekurangan yaitu kekurangan akal dan agama yang sangat dominan dalam diri kalian. wanita itu berkata : wahai Rosulullah, apa yang dimaksud 2 (dua) kekurangan akal dan agama? beliau bersabda : kekurangan akal yaitu karena persaksian 2 (dua) orang dari kalian sebanding dengan seorang laki-laki, maka ini yang disebut kekurangan dalam akal. dan berhari-hari kamu tidak sholat (karena haid) dan juga tidak puasa ramadhan (karena haid, hamil atau menyusui), maka ini yang dimaksud kekurangan dalam agama." (HR Muslim)

#Rujukan :
Sunan At-Tirmidzi karya Imam At-Tirmidzi, bab Hak Suami Atas Istri.
Sya'b Al-Iman karya Abu Bakr Al-Baihaqi, bab Hak Anak dan Keluarga, dan bab Kebanyakan Penduduk Neraka Adalah Wanita.
Cara Berlangganan Artikel Islami baca disini.
Kunjungi Artikel Islami [Dot] Com melalui ponsel anda dialamat : m.artikelislami.com

26 komentar:

Rock said...

Makasih untuk sharingnya kawand...

aryadevi said...

iya semoga istriku menjadi begitu selamanya...

heryanto said...

istri yg shalehah ialah perhiasan yg paling indah di dunia.

HAPIA Mesir said...

aryadevi@ amien...

Blogger Pinrang said...

cocok buat saya perlihatkan pada istriku

Bunglon Blog said...

aslamualaikum...
mff baru sempet berkunjung sob
wah...sepertinya ne menarik banget sob
semoga para wanita bisa Menjadi Istri Idaman Dunia Akherat
Sukses Slalu!

Kang marno said...

Sabda Rasulullah saw: addunya mata'aun wa khoiru mataa'iha almar'atu sholihah .

nuansa pena said...

Hmm kusalin buat isteri!

aura keyboard said...

Suami juga harus bertanggungjawab dan dapat membina keluarga dengan baik!

Achmad Edi Goenawan said...

Coba lagi untuk ketiga kalinya, komentar sebelumnya gak muncul! Sebagai suami harus membina keluarga dengan baik!

mamaders said...

thx atas ilmu baru nya, sob..

Budi Mulyono said...

Insya Allah akan disampaikan ke istriku yang kucinta... Jazakillah ya akhi...

yusami said...

Alhamdulillah mendapatkan tambahan ilmu. Mohon ijin link ke sini.

dinda said...

masya allah, artikelnya bagus sekali..utk pembelajaran ak dikemudian hari..terima kasih.,

wiwi said...

alhamdulillah ada pelajaran buat kaum wanita,..

rahma wati said...

wah aku suka bgt dgn tips ini,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

chietra said...

boleh di share di blog citra ga artikel ini....? makasi sebelumnya.... :D

HAPIA Mesir said...

chietra@ silahkan mbak.. semoga bermanfaat.. tapi jangan lupa cantumkan sumbernya...

imel said...

terus gimana kalau istri meninggal tetapi swaminya blm bisa ridlo?

HAPIA Mesir said...

imel@ sebagaimana yang dijelaskan oleh Nabi -sholallahu 'alaihi wasalam- bahwa jika istri meninggal dan suami belum ridho (ketaatan dalam kebaikan) maka istri diancam neraka..

elianda maulana said...

ass,,, izin share ya.. ;-)

Sulistyo DH dan Karatika Eka O. said...

Bagus banget artikelnya,,thank's ya...udah nambah wawasan aku sebagai seorang istri...salam kenal :-)

Jumiati said...

Artikelnya bagus, aq selama merasa sering bersikap kurang baik terhadap suami, semoga aq bisa menjadi istri yang lebih baik. salam kenal

sarip said...

memiliki istri soleha adalah idaman semua kaum pria.

arsy said...

salam kenal semoga q mjdi istri dunia akhirat mksh atas wawasanya by:arsy

Anonymous said...

bismillah..semoga ak bs belajar jg menjadi istri yg solehah..AMIN..YA ALLAH..

Post a Comment

Silahkan tulis komentar anda. anda juga dapat melayangkan pertanyaan kepada kami melalui ruang Tanya Jawab pada menu navigasi di atas.