بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, والصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :
Tulisan ini ditujukan kepada para suami dari istri-istri muslimah. sebuah amanah yang diberikan kepadanya atas nama pernikahan. titipan agung yang Allah berikan untuk dijaga. pendamping hidup yang diutus untuk menemani dalam terang dan gelapnya kehidupan.
Ketika akad telah diucapkan. pernyataan qobul (menerima) keluar dari sang penerima. kegembiraan bercampur dengan kasih sayang meluap membanjiri acara. lantunan takbir terdengar dari setiap sudut ruangan. pena penghulu mulai mengabadikan dua nama sebagai ucapan selamat datang di kehidupan baru.
Rembulan bergaun indah itu kini berada didepanmu. Halal untuk engkau sentuh dalam cinta kasih sepenuh hati. kini 100% dia telah menjadi milikmu. bagian dari tubuhmu. memiliki nama dengan namamu. sejalur dalam langkah perjuanganmu. satu kesatuan didalam hatimu.
Kebahagiaan dihari ikrar itu, akankah masih berlanjut sampai ajal menjemputmu?! akankah cinta kasih yang engkau padukan diawal hidup barumu tidak akan ternodai dengan nama-nama hewan yang mungkin keluar dari lisanmu?!
Wahai para panglima cinta, apakah yang telah engkau persembahkan untuk pasukanmu? akankah rakyatmu aman dalam perlindunganmu? apa yang telah engkau berikan demi bersatunya kerajaanmu? Wahai para raja kasih sayang, apa yang telah engkau perbuat?
Cara Berlangganan Artikel Islami baca disini.
Kunjungi Artikel Islami [Dot] Com melalui ponsel anda dialamat : m.artikelislami.com
RSS Feed







12:00 PM
HAPIA Mesir


5 komentar:
asalamualaikum...
apa kabar sobat, mff baru sempat mampir lagi sedikit sibu dunia nyata hehe
hmmm ini adalah momen² yang selama ini selalu menjadi keinginan saya, semoga allah mengabulkan doa saya untuk bisa segera ke pernikahan, amin
ya suatu perumpamaan dari membentuk "negara" yang penuh tanggung jawab dan kasih sayang dalam membina rakyatnya..
Semoga kita mampu menjaga amanah dengan sebaik-baiknya dan menjaga pernikahan sampai ajal menjemput. Amin....
kerajaan rumah tangga biLa tidak dibina dengan baik sesuai dengan koridor yang berLaku daLam penyeimbangan antara rasionaL dan norma agama, bagaikan suatu negara yang sedang daLam bencana keLaparan. Lapar akan kebutuhan kasih sayang seutuhnya daLam keharmonisan suatu keLuarga.
kapan yach bsa menjaga amanah pernikahan gtu,,bt para blogger doain yach.slm ukhuwah
Post a Comment
Silahkan tulis komentar anda. anda juga dapat melayangkan pertanyaan kepada kami melalui ruang Tanya Jawab pada menu navigasi di atas.